Islam Mosque 2 Menggapai Taubatan Nasuha: salafush sholih
Tampilkan postingan dengan label salafush sholih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label salafush sholih. Tampilkan semua postingan

3 April 2012

Daun Timbangan : Hakikat Dunia (2)

Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
      Pada kesempatan kali ini marilah kita simak perkataan Aun bin Abdullah, putra Abdullah bin Ja'far, seorang salafush shaih, tentang perbandingan dunia dan akhirat

Aun bin Abdillah (salafush shalih) :
"Dunia dan akhirat di hati seorang hamba, ibaratnya 2 daun timbangan. Apabila yang satu lebih berat, maka satunya lebih ringan"

      Subhanallah, betapa bermakna ucapan beliau. Memang benar bahwa dunia dan akhirat tidak mungkin bisa berjalan bersama-sama. Jika ada orang yang berkata, "Dunia dan  akhirat harus seimbang," perkataan itu hanyalah ucapan manis belaka tapi tidak mungkin bisa dipraktekan. Jika dunianya lebih, maka akhiratnya akan kurang, dan sebaliknya jika akhiratnya lebih, maka dunianya kurang.
 
Maka tergantung kita sendiri. Mau memilih dunia yang semu? yang di sisi Allah tidak lebih berharga dari bangkai kambing dan sayap nyamuk, atau  Akhirat yang kekal dan mulia di sisi Allah?

25 Maret 2012

Ucapan Salafush Shalih Tentang Waktu (1)

Agar kita mantap dan yakin akan pentingnya memanfaatkan waktu, marilah kita simak ucapan para salafush shalih tentang waktu.

1. Amir bin 'Abdi Qais :
Suatu hari ada seseorang yang mengajak ngobrol Amir bin 'Abdi Qais tentang perkara yang tidak penting. Lalu Beliau berkata, "Kalau kamu ingin ngobrol denganku, tahan dulu mataharinya."
2.  Ibnu Mas'ud :
"Tiadalah aku menyesal terhadap sesuatu seperti penyesalanku atas 1 hari yang hari itu matahari terbenam, yang berarti umurku berkurang dan amalku tidak bertambah hari itu."
3. Al Hasanul Basri :
"Hai, anak Adam. Kamu itu hanya beberapa hari saja. Kalau 1 hari telah lewat, sebagian dari kamu hilang."
4. Al Khalil bin Ahmad Al Farahidi :
"Waktu yang paling berat atasku adalah waktu makan."
 5. Yahya bin Fuad :
"Malam itu Panjang, jangan kau pendekkan dengan tidurmu, dan siang itu Bersih, jangan kau kotori dengan dosa-dosamu."

Sungguh ucapan-ucapan yang benar, indah, dan mengandung makna yang mendalam. Semoga kita semua bisa  meneladani para salafush shalih.


24 Maret 2012

Anak Kecil yang Belum Disapih : Hakikat Nafsu (1)

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Salah satu sebab seseorang tidak bisa melakukan taubatan nasuha adalah karena Nafsunya mengalahkan Keimanannya. Karena itu marilah kita pelajari hakikat nafsu sehingga bisa menang darinya.

Menurut kalangan para Salafush Sholih, nafsu itu diibaratkan dengan ANAK KECIL YANG BELUM DISAPIH

Begini lengkapnya:
"Nafsu itu ibarat anak kecil yang belum disapih. Kalau tidak disapih maka anak kecil itu akan terus menyusu. Pertama disapih, rasanya berat sekali. Tapi setelah berhasil, anak kecil itu tidak akan menyusu lagi, bahkan kalau ditawari tidak mau."

Penjelasan: Jadi Sulitnya menaklukan nafsu itu cuma awalnya saja. Kalau awalnya berhasil. Insya'allah selanjutnya mudah. Janganlah pesimis, mulailah taklukan nafsumu! Kekang dia agar tidak menjadi liar, maka lama kelamaan dia akan menjadi jinak.

Menyebarkan amar ma'ruf nahi munkar harus diawali dari dalam diri kita sendiri. Kalau melawan nafsu sendiri saja kalah, bagaimana bisa menyadarkan orang lain.

.